Content

Jumat, 04 Oktober 2019

Tahun Depan, Mata Pelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan Dipisah, Setujukah?


sumber foto: kompas.com, 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Muhadjir Effendy berencana untuk memisahkan antara mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan Pancasila.

Pemisahan itu dengan tujuan agar mata pelajaran Pancasila memiliki bobot materi untuk penanaman nilai Pancasila, sekaligus implementasi dan pengamalannya. Sedangkan, Pendidikan Kewarganegaraan akan lebih banyak memberikan pengetahuan.

"Setelah kita evaluasi ketika mata pelajaran Pancasila dijadikan satu dengan Kewarganegaraan, maka Pancasilanya ketularan Kewarganegaraan, banyak pengetahuan. Jadi Pancasila menjadi pelajaran pengetahuan," kata Muhadjir di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/10/2019).

Menurut Muhadjir, pada 2020 nanti, mata pelajaran Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan harus dipisahkan. Sebab, jika masih digabung maka pendidikan Pancasila hanya akan menjadi mata pelajaran pengetahuan.

Kemendikbud sendiri telah melakukan kajian terkait rencana pemisahan kedua mata pelajaran itu. "Sebaiknya tahun 2020 nanti, mata pelajaran Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan dipisah," kata Muhadjir.

Dengan pemisahan itu, siswa diharapkan dapat lebih fokus untuk menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam mata pelajaran Pancasila. "Penanaman dan pengamalan nilai Pancasila sangat penting untuk diajarkan kepada anak," kata Muhadjir.

sumber artikel : kompas.com

0 komentar:

Posting Komentar

Pendidikan adalah apa yang tersisa setelah seseorang melupakan apa yang ia pelajari di sekolah

(Albert Einstein)

TENTANG KISSMEMOM

kissmemom adalah suara keresahan. Keresahan atas berbagai tragedi yang menghujam ruang kemerdekaan generasi penerus bangsa: anak - anak kita. Bahkan saat bersama kedua orang tua terkasihnya sekalipun, mereka harus rela kehilangan rasa dan makna cinta - kasih.

kissmemom adalah suara gerakan. Gerakan untuk mengutip kembali kepingan cinta - kasih yang hilang itu. Untuk kemudian dikembalikan kepada sang pemiliknya: anak-anak kita.
Tidak ada yang lebih indah ketika anak tertidur pulas kecuali Sang Ibu yang bahagia karena telah menidurkannya

(RW Emerson)
Kecuplah anak dengan kasih sayang,
Meski sekali, tapi itu sangat berarti
Meski sejenak, tapi itu memberi jejak

(Kissmemom)

Kontak KISSMEMOM

email: kissmemompliss@gmail.com